STAIRWAY TO HEAVEN






Sudah bintang keberapa pekan ini?
Ah sangat senang kembali dengan setoran harian yang sangat luar biasa. Seperti menjejak memori ingatan dulu sejak MTs dan Aliyah. Saat seorang guru menyemangati  dengan memberikan sanksi pada muridnya yang belum atau tidak menghafal hari itu.
saat sore, malam dan ba’da subuh. Kami menyebutnya pengajian pondok. Rutinitas yang sebenarnya sangat melelahkan pasca pulang sekolah namun justru dengan begitu jatah tidur terkurangi serta PR yang bejibun tak menyurutkan semangat karena sangat senang dapat bercengkrama dengan teman-teman. Belum lagi jalan-jalan sore yang seringkali dilakukan saat setelah mengaji atau bahkan sawah menjadi tempat favorit kami untuk menuntut ilmu.
Belum lagi ujian lisan yang seringkali sampai larut malam.
Atau bahkan Sampai matahari meninggi. Atau latihan untuk lomba dengan ritme waktu yang sangat menggila. Dispen untuk pengajian pondok dan diisi dengan full latihan. Meskipun memang melelahkan karna salah satu ust sangat sangat tegas dan disiplin. Dimarahi saat kurang optimal. Namun sangat membekas hingga kini.
Kini seolah aku tengah merasakan kembali saat saat seperti itu. Pergi setiap sore untuk mentasmi’. Meski tidak seperti jadwal pengajian pondok dulu.
Kini saya menyesal karna dulu setiap kamis pagi saat bapak menyuruh ke mesjid untuk pelajaran tafsir jalalain. Saya seringkali bermalas malasan karna memang tidak dihitung kelas meskipun para santri wajib shalat dan belajar setelahnya. Dengan mata yang sangat kantuk. Karna malam kamis biasanya diisi dengan muhadhoroh. Latihan pidato tiga bahasa.
Saya menyesal saat selasa dan sabtu  ba’da subuh biasanya masih dengan malas sering tak ikut kembali karna jadwal muhadatsah dan coversation. Tidak dihitung absen juga.tapi wajib bagi para santri.heu
Meskipun begitu, saya seringkali ditanyai saat pergi liqo bertepatan dengan muhadoroh. Tempatnya juga berhadapan. Huft.rumah dan Madrasah yang saling menatap.
Tapi setidaknya mengobati kerinduan ini. Juga menjadi jalan yang Allah karuniakan dengan sangat-sangat luar biasa.
Welcome....

Dan Allah memeluk mimpiku dengan sangat-sangat luar biasa...
Jalan menuju syurga-Nya terbentang dengan indahnya. Membelah nalar manusia juga taqdir yang sekajap mata dapat KAU ubah dan atur sedemikian rupa.

Sampaikanlah aku pada bintang ke 30 duhai Allah...agar aku dapat menjadi keluargaMu di dunia dan akhirat.:’)



Bandung, 9 feb 2014
dengan kesungguhan yang sangat menuju gerbang...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "STAIRWAY TO HEAVEN"

Post a Comment

Copyright 2009 Pelangi Rizqi
Free WordPress Themes designed by EZwpthemes
Converted by Theme Craft
Powered by Blogger Templates