Rahasia Langit

Sudah ada memang di lauh mahfuz.segalanya.Bahkan tentang bagaimana dengan proses hatimu akan bermuara.

Sudah tertulis tentang bagaimana cinta menjadi salah satu kata yang tampa makna saat semuanya tiba tiba menjadi sekumpulan tanya.


Sudah tak ada lagi kata karena.juga kata meskipun

Dan aku berada pada masa yang sangat sulit.hanya doa yg kurapal diam diam acapkali kesedihan itu hadir menyeruak.menimbulkan bibit tanya dan awan pada mendungnya mataku...

Rabb..tidakkah aku sama dgn mereka yg gegap gempita menyambutnya?

Mungkin bahkan mreka merasakan mendung lebih lama daripada apa yang kurasakan.ya.. ini hanya perasaanku saja.sepertinya..

Rabb..aku hanya meminta.smga ketulusanku akan qodarMu menjadi syarat mutlak kau menghadiahkan kebahagiaan untukku.sampai syurgaMu.

Yaaa?rabbku.engkau pasti telah menseting semua ini agar aku mengerti bahwa bukanlah makna cinta jika diiringi kata "karena"..
Ialah cinta jika diiringi kata "meskipun"..

Semua itu tak berlaku.dengan. kalimat ini." AKU MENCINTAIMU.NYA.DIA.DLL KRN ALLAH..."


HANYA KARENAMU YA RABB.
Hanya karenaMu...isak ini tak pernah usai saat aku melihat bagaimana engkau selalu menjagaku.menjaga kebahagiaan dan segala apa yang terjadi padaku.terimakasih rabb.:'(


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Berjanjilah...



Akan ada masa dimana kau harus berani mengahadapi kehidupan yang maha ganas. Yang taka akan pernah memperdulikan bagaimana “keadaanmu”
Akan ada masa kau harus mengambil keputusan dengan cepat. Meskipun  harus mengorbankan dirimu sendiri. Karena seseorang itu dilihat dari memegang janjinya.
Ada kalanya kau harus mampu berdiri tegak saat semua orang membutuhkanmu. Meskipun sebenarnya kau lebih membutuhkan mereka.
Berjanjilah ki, berjanjilan untuk tetap selau bersyukur, sabar dan selalu mau berusaha untuk dapat lebih baik. Berjanjilah untuk mau belajar qonaah dan mau memahami keadaan orang lain.
Berjanjilah…kau akan menyelesaikan hafalan qur’anmu, menyelesaikan hafalan hadistmu, menyelesaikan kuliahmu hingga jenjang S3, membuat buku untuk menyebarkan kebaikan, selalu belajar dan mencari ilmu untuk menjadi ibu yang baik untuk anak anakmu. Aku ingin menjadi ibu yang selalu menjadi tempat untuk bertanya tentang apapun oleh anak-anak terbaikku.
Berjanjilah untuk tetap bercita-cita mau bersabar untuk membangun generasi terbaik yang mengedepankan kalimah Allah dimuka bumi ini….
Berjanjilah untuk tetap mengembangkan bakatmu…
aku membayangkan kelak aku adalah seorang ibu rumah tangga yang menyibukkan diri dengan keluarga dan sesekali melihat layar komputer untuk membuat catatan pada blog pribadi. Bahkan mungkin dengan menggunakan bahasa inggris.
Dan berjanjilah…kau akan selalu belajar untuk setia membersamai suamimu sampai syurga,

Serang, 14 desember 2014



                                                   
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

salam takzim.guru terbaik

Pernah aku melihat bagaimana saat kau sangat lelah melihat tingkah anakmu yg sedih saat semua putri kecilmu berebut perhatian.yg satu disuruh mandi susah.yang satu disuapi menghindar lari lari mengelilingi meja makan.yang satu menarik ujung bajumu merengek ingin dipakaikan baju.yang satu sibuk menahan tangis krn belum dapat memakai kerudung segi empat dengan sempurna.sepatu basah krn lupa dimasukan kedalam rumah.biasanya ummi yang cerewet mengingatkan.dan....sedih krn persiapan lomba murid teladan yang harusnya menjadi momen kebanggaan menjadi momen yg sangat membekas dalam ingatanku.sampai saat ini.mau meminta tolong bapak.tak sampai hati rasanya melihatnya tengah sibuk merapihkan semua perlengkapan sekolah adik adik.aku yang kala itu masih kelas empat SD.masih sangat butuh kasih sayang ummi dan bapak secara penuh.telah harus mengalah dan bahkan menjadi penenang untuk adik adik.ummi tengah kuliah.bapak tak sampai hati mengubur mimpi ummi yg telah berhasil mndptkan beasiswa D3 PGSD unj dr Depag.bertepatan dengan adik bungsuku yg berusia 3 bulan.dan aku hanya berjarak dua tahun dengan semua adik adik.bapak memasak.saya memasak meskipun tak enak.ummi pulang sabtu ahad.senin subuh berangkat.ummi sampai menangis saat melihat anaknya tidak bisa memasak nasi kuning dengan sempurna.entah kenapa bapak dan ummi selalu mengajarkan u tdk bergantung pada org lain.meskipun uwa dan nenek hanya berjarak dua rumah dr rumahku.
Aku seka air mataku dengan sempurna.berusaha mengumpulkan sisa sisa semangat dan harap.bapak tak boleh sedih melihatku sedih.aku harus membanggakan mreka.
Bapak mengalah untuk tidak S2 krn bertepatan dengan kuliah S1 ummi.kuliah saya dan kuliah adik pertama yang dijurusan kesehatan.bapak mengalah tidak membeli mobil padahal saat ini mobil menjadi kbtuhan primer bapak.selain jarak kantor dan kampus yang ckup jauh juga kunjungan pada sekolah sekolah yang sangat jauh.sering masuk angin.saya tau bagaimana rasanya semua temannya sudah memakai mobil dan bapak tidak.saya tau hmpir semua teman menawari untuk segera membeli mobil.tp kau tolak dengan halus krn kau lebih mementingkan sekolah anakmu drpd kebutuhanmu sndri.

Bapak...sabarmu luar biasa terhadap keluarga.saya masih punya luka saat ini saat kau dicerca difitnah seenaknya.dan saat ini.kau dengan kesungguhan berkata "jangan ada dendam.ikhlaskan saja"
Kau yang selalu mengutamakan org lain drpd kepentinganmu sndri.
Dan inilah jawabanmu "bapak yakin.allah pasti membantu kita kalau kita membantu org lain"

Bapak...kau pun tak pernah memaksa untukku memilih pendamping hidup.meskipun kau memiliki kriteria yang maha tinggi kata inilah yang menentramkanku sampai saat ini."bapak tak pernah putus mendoakan tth mendapatkan suami soleh.bapak yakiin.kalau tth psti meniatkan semuanya hanya krn allah."

Bapak yang tadinya mendebat hebat saat tengah sigap memilihkan pasangan hdup u anaknya.dan tebak.hingga saat tengah tenang tiba tiba menelfon.bapak dan ummi sdh menyiapkan ini itu ya allah...

Bapak.aku menuliskan ini tak untuk mengulang lagi masa pahit atau hal hal yg tak enak untuk diingat.
Bukan juga krn hr n hri ayah.krn tak ada yg mampu menyaingi rasa sayangmu padaku.anak anakmu.
Tp aku ingin ini jadi pertanda bahkan cintaku.sayangku.tulusku.appun rela aku berikan padamu pak.

Salam takzim untuk bapak.sayang bapak.terimakasih sdh menjadi bapak terbaik.smga bs membuat bapak bahagia d dunia sampai syurga.aamiin.:')
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Menjadilah Anak-anak, Selalu.

Menangis, tertawa, berteriak dengan emosi meluap dalam waktu bersamaan
Atau saban waktu menangis tersedu, beberapa detik kemudian tertawa lepas
Atau bahkan terluka hingga putus asa dengan hal sepele.
Atau masa bodo pada hal yang sangat luar biasa yang berhubungan dengan hidupnya.
Menjadilah anak-anak. Tetap tersenyum pada musuh yang membuatnya menangis
Menjadilah anak-anak. Semenit kemudian melupakan luka dan masa lalu yang kelam
Menjadilah anak anak. Karenanya kau dapat tertawa lepas tanpa beban. Karenanya kau dapat memiliki banyak sahabat karna ketulusan
Menjadilah anak-anak. Yang dengan sungguh-sungguh tulus pada setiap orang yang ditemuinya. Meski orang yang telah melukainya.
Menjadilah anak-anak, karna kau akan selalu bersyukur atas apa yang kau dapat.
                       
                             

Miniatur kehidupan ini mengajariku banyak hal. Terutama tentang kesabaran, ketulusan dan kasih sayang.

Bandung, 8 oktober 2014  21: 57

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Benang, layang-layang

“ layang-layang mampu terbang tinggi jika didukung oleh benang yang berkualitas baik. jika tidak, bisa putus layang-layang terbawa angin entah kemana. Layang-layang membutuhkan benang untuk dia dapat terbang. Tanpa benang dia hanya akan terserak ditanah dan menjadi sampah.
Benang berkualitas tentu saja berharga lebih mahal dari benang biasa. Takkan kalah meski diadu dengan benang lain. Tak kan bisa benang lain memutuskannya. Layang-layang dan benang adalah sepasang jodoh yang darisana telah ditakdirkan berpasangan.
Tapi ada juga layang-layang yang hanya mempu terbang rendah, benangnya tak cukup bagus untuk menahannya terbang lebih tinggi. Ada pula layang-layang yang kemudian putus, tak mampu benang menahan layang-layang itu untuk tetap terikat, kalah oleh kuatnya angin.
Ada juga yang bermain layangan. Saling bergesekan benang dan lagi-lagi salah satunya putus. Bercerailah antara benang dan layang-layang. Layang-layang yang kalah tak akan lagi berharga. Benang yang kalah tak akan lagi dipakai. Disimpan, usang dan dibuang.
Namun, ada pula layang-layang yang mampu terbang tinggi, setinggi-tingginya dan benang mampu menjaganya terbang dengan tenang. Begitu gagahnya dan layang-layang dipuji dengan ketinggiannya. Tapi siapa yang lupa, aku atau kamu. Layang-layang dapat setinggi itu tentu dijalin oleh benang yang sangat bagus. Aku penasaran padanya, benang seperti apakah yang digunaka untuk layang-layangnya.”
Ibu menghentikan ceritanya.
“kau tahu puteriku sayang, laki-laki adalah layang-layang dan perempuan adalah benang. Tanpa perempuan, laki-laki tak akan jadi apa-apa. Dibalik ketinggian (kesuksesan) laki-laki, ada kita dibaliknya. Puteriku, jadilah benang yang berkualitas terbaik, buatlah layang-layangmu kelak terbang setinggi-tingginya, karena setinggi apapun dia terbang, dia selalu terikat olehmu dan akan bergantung denganmu. Jagalah dia agar tidak putus dan hilng arah, ingatlah bahwa layang-layang selalu ingin terbang tinggi.
Ibu tersenum. Aku mengangguk. Aku akan menjadi sebaik-baiknya benang untuk layang-layangku.
Oleh : kurniawan gunadi
Dan aku berjanji ummi. Aku berjanji akan menjadi sebaik-bainya benang untuk layang-layangku..:’)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Muara Rindu, Bapak



“Bapak ingin yang terbaik untuk teteh. “ aku tau kata-kata inilah yang selama ini ia ingin ucapkan. Meski selalu tak sampai. Tertahan pada ujung lidah.
Gimana nanti tinggalnya? Bagaimana nanti hidupnya?
Ah Bapak saya memang luar biasa.
“Putrinya kini tengah beranjak dewasa. Hatinya sudah sangat berkeinginan menikahkan anaknya. Disisi lain hatinya sangat berat anaknya pergi untuk diambil orang lain.” Ujar ummi. Diselingi tawa. Meski dengan bergetar.
“Teteh mah sami’na waatha’na dengan keputusan ummi dan bapak. Inshaallah  apapun itu.” ujarku. Berat memang. Tapi aku harus mengawali hal yang luar biasa mengubah hidup ini dengan keberkahan. Aku tak mau lapisan keberkahan nantinya hilang karna nafsu atau hal lain yang dapat menghilangkan ridha-Nya.
“Teteh kenal sejak lama atau baru tau dari proposal aja?”
“tau namanya sih mi, dulu pernah mendengar cerita dari teman yang seorganisasi dan sebidang sama beliau. Tapi teteh ga pernah komunikasi apapun. Fb aja ga nyadar ada beliau mi. Jadi ga temenan. Qodarullah ya mi mashaallah.:)
“Teteh pernah sms atau telfon?”
“Ya engga lah mi, teteh baru liat cvnya tadi siang. Sore kan teteh kirim ke email deani. Ummi uda baca kan?”
“Iya, tapi teteh kalo sudah merasa cocok mah ga apa apa.”
“Teteh belum mau mengajak perasaan saat ini mi. Teteh gak mau nantinya malah kecewa. Padahal harusnya memang saat ini hanya melibatkan Allah dan logika. Hati inshaallah bisa belajar.ummi sama bapak dulunya ga kenal kan? Cinta juga engga kan? Teteh mah pengen kaya gitu. Belajar cinta sama kenal lebih dekatnya setelah menikah aja. Ga apa –apa kan mi?” ujarku, dengan berusaha menahan tangis. Menggenggam erat telfon.
“Iyaa...”ujarnya
“Bapak mah gimana teteh sama ummi, meskipun sedang diistikharahkan. Ga mau memaksa teteh, ga mau juga menghambat kebahagiaan teteh. Bapak sama ummi mah ga berkeinginan apa-apa. Yang penting orangnya soleh, dan sayang sama teteh sama keluarga kita. Cuma itu. “Aku tercekat. Menahan deru nafas dan mata yang memanas. Buliran itu mengalr dengan deras.
“Ummi sama bapak dulu juga ga sesukses sekarang. Inshaallah kalau soleh dan nyaah ka teteh mah akan langgeng dan dapat sakinahnya dari Allah. Apalagi kalau pekerja keras dan rajin. Ummi sama bapak mah masih berat bukan karna apa-apa tapi karna ga nyangka uda punya anak yang sudah mau menikah.haha.
Ummi dan saya memang selalu seperti remaja. Perasaan kami bisa berubah. Gampang melupakan masalah. Selalu berusaha berkata “ aku baik-baik saja” sepertinya sifatku yang satu ini memang berasal dari ummi.heu
Akhirnya.....
Apa yang kau cari sebenarnya ki? “si perasaan” bertanya
Aku hanya mencari sosok yang dapat menjadi ayah yang baik untuk adik adik dan ummi saat bapak sudah tiada. Menjadi kakak untuk adik adikku.
Hanya itu?
“Ya hanya itu.”
“Bahkan kamu tak memikirkan dirimu sendiri?” Mustahil
“Entahlah. Aku hanya menilai itu. selebihnya Allah pasti akan karuniakan. Jika menjadi pengganti bapak untuk keluarga kami bahkan menjadi kakak untuk adikku bisa.  Berarti dia akan sangat bisa untuk menjadi ayah untuk anakku, menjadi suami yang melindungi. Melindungi aku, dan keluargaku serta anak anakku  dari panasnya api neraka dan cinta dunia.
“Ya, aku sudah faham mengapa kau belum mau mengajakku bersama dalam memecahkan semua ini.”
“ jika aku membawamu, aku takut syaithon menyusup sempurna dalam hatiku. Dan menjadi sumber hilangnya keberkahan dalam kehidupanku nantinya.”
“Ya, aku faham. Berjalanlah bersama keyakinan pada Allah. Aku akan membersamaimu saat Allah sudah memberiku perintah untuk hadir kembali dalam benakmu.
“Ya, terimakasih sudah memahamiku.
“Terimakasih sudah menjagaku dari jalan syaithon.”
“Terimakasih juga kau belum  hadir saat ini ya. perasaan”

Bandung, kantor sekolah.hihi 22-9-2014
10:44
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Ketulusan, asa dan harapan



Tadinya saya kira saya membenci saat kelelahan pulang sekolah masih harus menghadapi anak anak yang ada saja perlunya. Pulang sekolah masih dengan sayu atau tengah nyaman tidur siang ada saja anak-anak yang mengetuk pntu memerlukan sesuatu. Oh iya, tidak bisa tidur siang karna sekolah sampai pukul 15:00 langsung ashar berjamaah, menemani anak mengabsen dan baru bisa istirahat sebentar ke kamar.atau sudah sangat lelah tetap menunggu pukul 21:30 agar dapat menemani anak-anak istirahat dan mengunci kamarnya. Atau tengah istirahat tiba-tiba orangtua yang dtang meskipun sedang week end.
Akankah merindukan semua ini?
Menyuapi anak yang susah makan. Dengan serta merta rayuan maut dan janji manis agar mau makan minimal tiga suap ya? Baru mau makan
Atau “halo bundaaaa”. aulia melambaikan tangan dari lantai dua asrama saat saya melewati menuju kamar pembina.
Atau “selamat bobo bunda”. Saat menutup kamar mereka memastikan mereka sudah tidur atau belum.
Atau “bunda oooooy bunda.” Logat upin ipin saat secara bersamaan anak anak saling berebut perhatian.
Atau “Bunda cantik deh”
Atau “pipi aku tembem kaya bunda”.
Atau “bunda ko hari ini cantik baget”
“Lah kemarin kemarin ga cantik dong?”
“Ya ga gtu juga kali bun.” Haha
Atau “bun mau minta uang. Uang aku abis.” Baruuu aja keluar kamar mandi pagi atau saat dikantor.
Atau “jadwal hari ini apa ya bun?” ngumpul semua dikamar.pagi buta.
Atau “bun dia tu buang sampah sembarangan denda ya bun.” Atau “bun dia makan sambil berdiri.” dll
Atau “Bunda, bunda uda punya calon ya?”
“Iya.” Ujarku sambil kembali menyuapi puput yang tengah sakit
“Tuh kan bener kata aku juga.” Feby berujar bangga.
“Iya, tapi masih di lauh mahfuz gatau siapa.”hha
“Ah bunda ga seru.ish..”
“Iya kan bner.”
“Yauda aku doan biar bunda cepet nikah.”
“Aamiin.”
“Aamiin, berarti bunda lebih cepat ninggalin daqu.”
“Ah ko gitu? Ya iya atuh. Kan nanti ikut suami”
“Yauda suaminya aja ajak kesini atau nikah sama yang ada disini aja. Biar selamanya disini. Nemenin aku sampe selesai. Aku juga hiiih. Iya pokonya disini aja. Kita gamau bunda yang lain.
Aku hanya tersenyum
Atau
“Itu pakai kerudungnya yang benar. Jangan sampai kebuka. Pakai pin atau apa gitu biar rapih dan cantik.”
“Ah gamau kaya ibu ibu.”
Lah terus bunda kaya ibu-ibu dong?
Kan calon ibu. Nyengir
Aamiin
Aku doain smoga bunda cepet nikah deh. Nutup selimut.ish
Suatu saat nanti aku akan merindukannya. Sangat rindu.
Anak-anak yang hampir semua orang menganggap mereka kurang bisa menjaga perkataan dan bersikap seenaknya.
Ternyata sangat perasa dan mau mendengarkan saat mengusap rambutnya sambil bercerita bagaimana orang lain memiliki beban yang lebih dalam hidup. Tentang bagaimana seharusnya bersikap. Dan esoknya. Kelas itu dengan sigap “ apa yang bisa aku bantu bunda? Aku bawain ya kabelnya.dlll
Atau ada anak yang sering mengeluarkan kata kata kotor dan karena saking miskin perhatian sangat senang saat aku dengan cerewet mengingatkan makan dan minum obat. Bahkan serta merta saling melapor saat kedua anak yang kembar itu atau teman yang ain meminum soda atau minuman yang merusak lainnya.
“tuh bunda, niken minum cola lagi” ih aku cuman nyobain bundaaa.
Tetap aja, ga boleh
Iya janji deh mau belajar enam bulan sekali minumnya. Eh jangan dijadwalin dong.
Ups ya pokonya belajar mengurangi ya bun? Iyaaaa.
Saat mereka memiliki ego yang sangat besar namun ternyata memiliki perasaan yang sangat halus
Entah, aku sudah jatuh cinta pada mereka.sangat cinta. Banyak buku yang menerangkan bagaimana remaja dan kondisi emosi serta perkembangannya yang pesat. Telah khatam. Tetap saja keadaan ini yang memberiku pelajaran bahwa kelak anakmu akan melalui fase yang sama. Kelak anakmu juga memiliki beban dan masalah yang sama. Kamu, ya kamu. Sebagai ibu harus memiliki kesabaran yang sangat luar biasa. Harus mendampingi jangan sampai mereka mengetahui hal baru dalam hidupnya dari orang lain bukan dari ibunya. Bertanya pada orang lain bukan padamu sebagai bundanya. Atau mempercayakan pada orang lain megisi hati dan fikirannya bukan menempatkanmu pada hati dan firikan anakmu.
Selalu dalam lirih kulafalkan do’a agar kalian menjadi anak shalih shalihah yang dapat memberikan mahkota cahaya di syurga kelak.
Asrama putri, 20 september 2014 23:01
 kelak tulisan ini menjadi pertanda bahwa aku pernah belajar banyak dari sebuah miniatur kehidupan. darinya aku belajar kesabaran dan kesungguhan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Copyright 2009 Pelangi Rizqi
Free WordPress Themes designed by EZwpthemes
Converted by Theme Craft
Powered by Blogger Templates